Kamis, 04 Februari 2010

Hueran buanget

Hueran....... mengapa nasip rakyat miskin semakin miskin........ ????????? kapan ya bisa berubah ????? Jika keheranan saya itu terasapada masa penjajahan Belanda abad 19 orang pasti akan serentak menjawab : ya.... karena masih dijajah Belanda. Begitu pula jika dirasakan pada jaman penjajahan Jepang jawabannya  pasti   ..........   pinter.
Tetapi saya hueran itu justru saya rasakan   pada saat Indonesiaku berusia 64 tahun lebih ?????????!!!

Saya jadi ingat unen-unen ( piweling) "mbesuk tekan titi wancine para Pengendhe padha gedhe-gedhe wetenge kawula alit tansoyo merit wetenge" Nanti akan tiba saatnya para pejabat pada besar-besar perutnya saat itulah rakyat jelata akan lengket  perutnya. Saya juga ingat pada jaman Romawi ada sindiran "deus venter" artinya "dewa perut".   

Saya juga ingat berita minggu ini : Para Pejabat sukacita dengan disetujuinya kenaikan gaji 20 % mulai Januari 2010, dan Indonesiaku berhasil membeli Pesawat Khusus Rp. 8.00 Milyar

Sementara Rakyat jelata merasakan jatah RASKIN yang berkurang 2 kg. ...... ada 3 anak balita tanpa dosa dikunci selama 3 hari tanpa disediakan makan dan minum karena Mamanya gentayangan mencari uang untuk makan...........beberapa nyawa melayang  hanya karena dijadikan tumbal konversi gas........... rakyat antri sampai pingsan untuk mendapat 2 liter minyak tanah yang dahulu harganya Rp. 2000  sekarang menjadi Rp. 7.500 perliter......  teman - teman penduli dan pembela kaum miskin ya  kawuli alit ya  rakyat jelata tolong semangati aku menambah kenyataan miris, ironis ini.......... tetapi  kalau bahan hueran itu cukup mari kita lewat dunia maya ini  bergandeng pikiran dan tangan untuk mencarikan solusi.....  suwun ya.....    


Tidak ada komentar:

Posting Komentar